Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Saturday, September 29, 2012

belajar mengarang bahasa arab




أَفعَالُ الَطَالِبَةِ الصَالِحَةِ

 كَانَ فِى الْقَرْيَةِ امْرَأَةً طَاعَةً لِوَاِلدِها. وُلِدَتْ من أَهْلِ الفَلَاحِ الَفقِيْرِ في قَرْيَتِهَا.رُبِيَتْ بِالَمحَبَةِ من وَالِدِهَا. واسْتَمَرَ لِعَمَلِ بِشَرِيْعَةِ اللهِ ونَهَي ما نَهَاهُ.وأَبُوْهَا نَشِيْطٌُ فيِ عملِهِ,ويَصْبُرُ دائِمًا,وصَادِقُ الفَلَاحِ.بعدانْتِهَاءِ مِنَ المَدْرَسَةِ الابْتِدَائِيَةِ ثُم اسْتَمَرَ فِي المَعْهَدِ الإسْلَامِيَةِ وهى لاتَسْكُنُ فى الدَاخِلِيَةِ المَعْهَدِ ثَقِيْلَةً عنِ المَصَارفِ أبِيْهَا. هى امْرَأَةٌ مَسْرُورَةٌ.

تَدْهَبُ إِلَى المَدْرَسَةِ بِدَرَجَتِهَا مع أَصْحَابِهَا. وَمَرَتِ المَزَارِعَ بَعِيْدَةً عَنْ بَيْتِهَا.هى إمْرَأَةٌ رُسُوْخَةُ وَجَدَتْ صَاحِبَةً مُنَاسِبَةً بِصِفَاتِهَا كَبِيْرُالهِمَةِ,والنَشَاطِ وليْسَ لَهَا دُلٌ وَلَا خَوْفٌ.طَلَبَتْ العِلْمَ فِي سِتَةِ سَنَوَاتٍ فِي دَالِكَ المَعْهَدِ. وتَكُوْنُ المُتَخَرِجَةُ المَعْهَدِ مَعَ صَاحِبَتِهَا. وَلَا تَقُوْمُ عَلَى دَالِكَ النَجَاحِ. وتَعْتَقِدُ اسْتِمْرَارًا فى طَلَبِ العِلْمَ فى الجَامِعَةِ . 

لكن نَظَرَهُ أَبُوهَا فَحَزِنَتْ قَلْبُهَا وتَتَعَلَمُ فى المَعْهَدِ وتَأَمَلَ وافْتَخَرَ
وَالِدَهَا.هى تَفْرَحُ وتَطْمَئِنُ فى المَعْهَدِ الجَدِيْدِ وَقَدَرَاللهُ عَلَيْهَا مِنَ التَعَلِمِيْهَا وَتَعْتَقِدُ فى الجَامِعَةِ اعْتِقَادًا كَثِيْرًا . فِى الأَوَلِ الدُخُوْلِ تَعَلُمِهَا تَسْكُنُ فِى بَيْتِ عَمِهَا وطَلبَتِ الطَرِيْقَةَ اسْتِطاَعًا لِلدَفْعِ مَصْرُوفَ الجَامِعَةِ بِنَفْسِهَا . وتَدْعُو لَيْلًا وَنَهَارًا بِلإِخْلَاصِ والصَبْرِ لِخَالِقِ العَالَمِ . ودَاتَ يَوْمٍ اسْتَجَابَ دُعَائَهَا اللهُ .ودُعِيَتْ مِنَ الجَامِعَةِ لِتَقَبُلِ مِنْحَةَ الدِرَاسِيَةِ.ويَلْزَمُ عليْها لِتَثْبُتُ الدَرَجَةَ لاسْتِمْرَارِ تَعَلُمِهَ . وباسم اللهِ لَمْ تَتَأَخَرْ الجِهَادَ وتَأْمَنُ بِأَنَ اللهَ مَعَهَا . مع النجاح بِجَمِيْعِ جُهْدِهَا وطَاقَتِهَا . آمين .

Artikel dan karangan bahasa arab




الصُعْبَةُ فِي طَلَبِ العِلمِ

        لِكُلِ المَرْئِ يَشْتَهْيِ دَائِمَةً لِإِسْتِمْرَارِ تَعْلِمِهِ إِلىَ أَكَادِيْمِيَةِ أَوْ الجَامِعَةِ, إِمَّا فِي الجَامِعَةِ الحُكُوْمِيَةِ أَوِ المَدَنِي. بَعْدَ أَنْ نَجَحَ مِنْ مَدْرَسَةِ العَالِيَةِ كُلُ أَصْحَابِى مَشْغُلُ بِالتِّبَاعٍ كُلِ مُتَنَوِّعَةِ تَجْرِبَةِ لِدُخُوْلِ أَكَادِيْمِيَةِ أَوِ الجَامِعَةِ. وَكَذَالِكَ أَنَا, إِنِى أٌرِيْدُ جِدًّا كَمِثْلِهِمْ. بَلْ عِنْدَمَا جَاءَ الوَقْتُ النَجْحِ أَصْبَحَ أَبِى مَرِيْضًا شَدِيْدًا وَأَنَا أَحْزَنُ حَتىَّ أَشْعُرَ وَاجِبُ عَلّيَ أَنْ أُدْفِنَ إِرَادَتىِ لإِسْتِمْرَارِ تَعَلُمِ إِلَى أَكَادِيْمِيَةِ وَأَبْكِى بُكَاءًا حُزْنًا. فَنَظَرَتْ أُمِى وَ سَأَلَتْ : يَا بِنْتِى لِمَاذَا تَبْكِى ؟ فَجَوَابِي : أَحْزَنُ لِأَنَّنىِ أُرِيْدُ أَنْ أَسْتَمِرَّ تَعَلُمِ إِلَى الجَامِعَةِ لَكِنْ أَصْبَحَ أَبِي مَرِيْضًا وَلَيْسَ لَنَا الفُلُوْسَ لِمَصْرُوْفِ أَكَادِيْمِيَةِ. قَلَتْ أُمِي : لاَتَحْزَنِى يَابِنْتِى إِصْبِرِى إِنَّ اللهَ مَعَنَا. لاَبُدَّ عَلَيْنَا أَنْ نَسْتَمِرَّ بِالدُعَاءِ إِلَى اللهِ لَعَلَّ اللهَ سَوْفَ يَنْصُرُنَا أمِيْنَ . عِنْدِى قَلِيلُ الفُلُوْسِ رُبَّمَا يَكْفِى لَكِ لِإِتِّبَاعِ تَجْرِبَةِ فِى الجَامِعَةِ. المُهِمُ إِرَادَتُكِ لِطَلَبِ العِلْمِ قَوِيٌّ وَهِمَتُكِك فِي التَعَلُمِ فَإِنْشَاء  اللهَ أَعْطَاهُ طَرِيْقًا. وَلَوْكَانَ تَحَيَّرَ أُمِى فِى المَصْرُوْفِ أَكَادِيْمِيَةِ. وَأَنَا سَوْفَ تُجَاهِدُ لَكِ لأَنَّ طَلَبَ العِلْمِ مُهِمٌ وَ وَاجِبٌ. إِذَنْ كُلَ شَئٌ الَذِى تَعْتَرِضُهُ هِيَ سَوْفَ تُجَاهِدُهُ. فَرَحْتُ بَعْدَ أَنْ سَمِعْتُ نَصِيْحَةَ أُمىِ ثُمَ أَسْتَعْمِلُ الفُلُوْسَ مِنْهَا لإِتِبَاعِ تَجْرِبَةِ إِخْتِيَارِيَةِ لِدُخُوْلِ الجَامِعَةِ شَرِيْفِ الهِدَايَةِ الله لِأَنَّ إِحْدَى مِنْ أَمَلىِ لِأَنْ أَتَعَلَمَ هُنَاكَ.
       
وَفِى اليَوْمِ التَالىِ كَانَ رَجُلٌ جَاءَ لِزِيَارَةِ أَبِي وَهُوَ يُعْطِى طَعَامًا كَثِيْرًا وَ فُلُوْسًا كَبِيْرًا, وَهُوَ يَقُوْلُ إِنَنِى حَزِيْنٌ بِمُصِيْبَةِ أَبِيْكِ رُبَمَا قَلِيْلُ الفُلُوْسِ هَذَا سَوْفَ يَنْصُرُ مُصِيْبَتَكَ. وَأَنَا أَشْكُرُ شُكْرًا كَثِيْرًا لِسَعَادَتِكَ يَا أَخِي, ثُمَّ أَبْكِى أَشْعُرُ بِحَزِيْنٍ. قَالُوْ: لاَتَحْزَنِ يَاأُخْتِى إنْشَاءَالله أَنَا سَوْفَ أَنْصُرُكِ, ثُمَّ جَاءَتْ أُمِى بِبُكَاءٍ وَهِيَ تَقُوْلُ: يَابِنْتِى أَنَّكِ نَجَحْتِ مِنَ الإِمْتِحَانِ لِدُخُوْلِ الجَامِعَةِ. وَفَرَحْتُ بِخَبَرِ أُمِى وَأَشْكُرُ شُكْرًا جَزِيْلاً عَلَى نَصْرِكَ. صَحِيْحُ كَلاَمُ أُمىِ أَيْنَ الإِرَادَة فَأَعْطَا اللهَ سَبِيْلَ إِلَيْنَا. وَ أَنَا سَوْفَ أَزِيْدُ هِمَةَ التَعَلُمِ لِكَى أَعْطَا الله سَبِيْلَ وَسَهَّلَ اللهَ فِى طَلَبِ العِلْمِ.      

TOKOH EKONOMI ISLAM DAN PEMIKIRANNYA



TOKOH-TOKOH EKONOMI ISLAM DAN PEMIKIRANNYA



Zaid bin Ali adalah putra dari Imam Syi’ah ke 4,Ali Zainal Abidin,dan cucu dari Husain bin Ali.Beliau lahir pada tahun 80 H/ 699 M.Beliau di kenal ahli fikih kenamaan di masanya.
Dasar pemikiran ekonomi Imam Zaid bin Ali adalah menyatakam keabsahan jual beli secara tangguh dengan harga yang lebih daripada jual beli tunai.pemikiran ini menjadi salah pijakan pendapat tentang kebolehan menetapkan kelebihan harga yang lebih tinggi pada jual beli secara kredit  ataupun tangguh/tertunda.



Abu Hanifah hidup pada zaman Daulah Bani Umayyah selama 52 tahun mulai dari khalifah Abdul Malik dan Daulah Abbasiyah selama 18 tahun.ia sebagai ahli hukum dan seorang pedagang di Kufah yang pada waktu itu merupakan pusat kegiatan komersial dalam suatu perekonomian yang sangat berkembang.

Dasar pemikiran ekonomi Imam Abu Hanifah adalah tentang Transaksi salam.Tampaknya Abu Hanifah tidak terlalu mempersalahkan transaksi salam sepanjang dalam kontraknya betul-betul clearly stead,yaitu ada kejelasan tentang komoditi,jenis,kualitas,kuantitas dan place of delivery-nya.Di samping itu menurutnya,barang juga di syaratkan harus sesuai dengan transaksi yang ada di dalam transaksi murabahah.

Imam Abu Hanifah juga memberikan jalan keluar untuk praktek perdagangan lainnya dalam kaitan norma-norma islami.Abu Hanifah pun menolak akad Muzaara’ah (kontrak hasil pertanian) karena beliau sangat peduli kepada mereka yang miskin dan lemah.ia ingin membela pihak yang lemah yaitu penggarap dalam hal tanahnya itu tidak menghasilkan.



Ibnu khaldun nama lengkapnya Abu Zayd ‘Abd al- Rahman ibn Muhamad ibn Khaldun al-Hadmari lahir 27 mei 1332/732 H,beliau adalah sejarawan muslim dari Tunisia dan sering di sebut sebagai bapak pendiri ilmu hisoriografi,sosiologi,dan ekonomi.

Dasar pemikiran ekonomi Ibnu Khaldun adalah sebagai berikut:

·         Pajak dan Belanja Negara

Pengenaan pajak harus di lakukan secara adil kepada semua yang memang wajib membayar dan secara wajar sesuai dengan kemampuan wajib pajak sesungguhya.
Prioritas belanja Negara menurut ibnu khaldun adalah untuk keperluan pelayanan sosial kepada fakir dan miskin,janda dan anak yati,para pensiunan,orang-orang buta dan mereka yang tidak bisa membaca al-quran.kemudian negara juga perlu untuk membangun rumah sakit,membiayai perawat,dokter dan mantra kesehatan.

·         Teori Produksi

Menurut Ibnu Khaldun,produksi adalah aktivitas manusia yang di organisasikan secara sosial dan internasional.Tenaga manusia adalah sangat penting untuk setiap akumulasi laba dan modal.dengan demikian tanpa ada tenaga manusia tidak akan ada hasil yang akan di capai dan tidak akan ada hasil yang berguna.

Dan organisasi sosial dari tenaga kerja ini harus di lakukan melalui spesialisasi yang lebih tinggi dari pekerja.Hanya melalui spesialisasi dan pengulangan operasi-operasi sederhanalah orang menjadi terampil dan dapat memproduksi barang dan jasa yang bermutu baik dengan kecepatan yang baik.


E.      
Imam Malik bin Anas hidup semasa pemerintahan Khalifah Bani Umayyah.Dan wafat nya diMadinah.

Karyanya yang terkenal adalah kitab Al-Muwatta,sebuah kitab hadist bergaya fikih atau kitab fikih bergaya hadist.dan inilah kitab hadist dan fikih tertua .

            Dasar pemikiran  ekonomi Imam Malik adalah Malik regarded the ruler to be accountable for welfare to the people.Pemikiran Malik mengisyaratkan tentang perlunya suatu kebijakan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.Di samping itu pemikiran malik juga telah membahas tentang masalah-masalah yang bersifat mashalah ,misalnya,tentang persoalan utility.Apakah untuk sosial atau individu,utility hanya berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

            Imam Malik membenarkan pemerintahan islam untuk memungut pajak lebih apabila di perlukan untuk kesejahteraan masyarakat.



Abdurrahman al-Awza’i Hidup pada masa pemerintahan Khalifah Bani Umayyah.dan sebaya dengan Imam Abu Hanifah.

Dasar Pemikiran ekonomi Abdurrahman Al-Awza’I adalah beliau cenderung membebaskan orang melakukan kontrak.dan untuk memfasilitasi orang dalm transaksi mereka ia memberlakukan bagi hasil pertanian (muzaraah) sesuai dengan kebutuhan nya sebagaimana ia membolehkan bagi hasil usaha. Tampak pada masa itu sudah di kenalkan sharecropping dan syirkah.bahkan sudah terjadi salah satu bentuk syirkah yang selanjutnya yang di kenal dengan mudharabah.


           





PENTINGNYA MELESTARIKAN HUTAN



Hutan merupakan salah satu nikmat Allah yang dikaruniakan kepada manusia. Hutan sangat bermanfaat bagi kehidupan makhluk di bumi. Hutan bisa menghasilkan bermacam-macam produk seperti : rotan, minyak, kayu gelondongan, dan getah. Hutan juga bisa menghasilkan oksigen serta menyerap karbondioksida. Sehingga lapisan mengurangi semakin menipisnya lapisan ozon. Selain itu juga bisa menyerap air sehingga mencegah terjadinya banjir. Akan tetapi manusia tidak  bisa menjaga kelestarian hutan, mereka egois dengan kepentingan mereka sendiri. Tanpa mempedulikan makhluk hidup sekitarnya yang tidak bisa lepas dari peran hutan. Mereka menebang hutan secara liar, membakar tanaman-tanaman yang seharusnya mereka lestarikan. Dampak dari perbuatan mereka adalah  hewan-hewan tidak punya tempat tinggal, banjir, tanah longsor, terancam punahnya flora-fauna, membuat lapisan ozon berlubang, suhu bumi yang naik akibat kerusakan hutan sehingga terjadi kekeringan diberbagai wilayah.

            Alangkah besar manfaathutan bagi kehidupan makhluk di bumi. Tidak bisa dibayangkan jika hutan menjadi gundul, niscaya bencana akan melanda. Maka dari itu kita harus melestarikan hutan agar penduduk bumi ini merasakan kenyamanan dan ketentraman, serta mensyukuri nikmat Allah yang tidak bisa dihitung.